Posted in
Lainnya
Facebook dan Twitter boleh jadi merupakan dua jejaring sosial yang
paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia saat ini. Namun di mata
penduduk Amerika Serikat, kedua jejaring sosial tersebut ternyata
mempunyai reputasi yang jelek. Ditambah dengan LinkeIn, tiga jejaring
sosial tersebut mempunyai tingkat kepuasan terendah.
Menurut data dari American Customer Satisfaction Index (ACSI),
Facebook dan LinkedIn mempunyai indeks kepuasan sebesar 67. Sementara
itu Twitter mempunyai poin sedikit lebih tinggi, yakni sebesar 69.
Tingkat kepuasan tiga jejaring sosial ini pun lebih rendah dibandingkan
para pesaingnya. Yang menarik adalah keberadaan Pinterest yang memiliki
tingkat kepuasan tertinggi, yakni sebesar 76.
Secara keseluruhan, indeks kepuasan warga Amerika terhadap jejaring
sosial tidak terlalu tinggi, yakni rata-rata sebesar 71. Indeks kepuasan
ini didapatkan oleh ACSI setelah melakukan wawancara terhadap lebih
dari 6000 para pengguna jejaring sosial.
Faktor yang membuat para pengguna jejaring sosial kurang begitu
nyaman adalah permasalahan privasi. Selain itu, gangguan iklan juga
menjadi faktor kenyamanan lain. Dan untuk yang satu ini, nampaknya
Facebook memang mempunyai permasalahan. Terlebih beberapa waktu lalu,
mereka juga diketahui telah melakukan eksperimen yang mempermainkan
emosi para penggunanya.
Sumber : Berita Teknologi
Posted in
Robot
Pekerjaan di sawah merupakan salah satu jenis mata pencaharian yang
berat. Terlebih di sana dibutuhkan banyak tenaga kasar untuk mengolah
ladang dan sawah sehingga bisa ditanami tanaman. Namun di luar negeri,
pengolahan sawah tak hanya melibatkan manusia, namun juga turut
mempekerjakan robot canggih.
Salah satu robot yang secara khusus dibuat untuk membantu para petani
adalah Ladybird. Robot ini merupakan sebuah robot yang dibuat dengan
menggunakan tenaga dari pancaran sinar matahari. Ladybird ini pun
merupakan hasil dari proyek penelitian senilai 1 juta USD dari
Universitas Sydney di Australia.
Robot ini mempunyai bentuk yang sangat besar. Tubuh besar robot
tersebut ditutupi oleh sel surya yang digunakan untuk memanen pancaran
sinar matahari. Selanjutnya, energi yang dikumpulkan dari sel surya itu
digunakan untuk menggerakkan robot.
Robot Ladybird ini didesain untuk bisa melakukan berbagai hal. Di
antaranya adalah membantu serta memonitor hasil panen sayuran. Robot ini
bisa berjalan secara otomatis dengan menggunakan laser sebagai panduan.
Sensor pada robot ini juga mampu mendeteksi kondisi sayuran dan jenis
hama. Sebagai tambahan, robot ini mempunyai lengan yang bisa digunakan
untuk mencabut rumput dan sebagainya.
Sumber : Berita Teknologi
Posted in
Informasi,
Lainnya
Seberapa sering Anda menghabiskan waktu dalam sehari untuk nongkrong
di jejaring sosial? Kalau pertanyaan tersebut ditujukan kepada CEO
Facebook Mark Zuckerberg, maka jawabannya adalah sebanyak 40 menit per
hari.
Pria yang termasuk dalam daftar orang terkaya dunia tersebut
mengatakan kalau masyarakat Amerika rata-rata menghabiskan waktunya di
jejaring sosial selama 40 menit. Angka tersebut tersebut pun jauh lebih
tinggi dibandingkan pada tahun lalu, di mana pada saat itu dia
mengatakan kalau rata-rata waktu yang dihabiskan adalah sebesar 17,93
menit.
Lebih lanjut, Zuckerberg mengatakan kalau dalam waktu sehari,
rata-rata orang Amerika memakan waktu selama 9 jam untuk beraktivitas di
media digital. Aktivitas tersebut dilakukan melalui berbagai perangkat,
baik menggunakan komputer, perangkat mobile ataupun TV. Dan nampaknya,
dengan porsi 40 menit, Facebook mempunyai porsi yang cukup besar di mata
para pengguna jejaring sosial.
Fakta ini pun cukup menarik. Terlebih dalam kabar sebelumnya
diungkapkan kalau Facebook mempunyai tingkat kepuasan terendah di mata
para pengguna jejaring sosial Amerika. Tingkat kepuasan Facebook
tersebut lebih rendah dibandingkan para pesaingnya seperti Twitter,
Google+ ataupun Pinterest.
Sumber : Berita Teknologi
Posted in
Gadget
Sebuah teknologi yang ditujukan untuk membantu para tuna netra baru
saja diciptakan oleh para peneliti di MIT. Teknologi tersebut berupa
sebuah cincin yang dibuat dengan teknik printer 3D bernama FingerReader.
Seperti namanya, FingerReader ini berfungsi untuk membacakan teks
kepada para pemakainya.
Perangkat ini membantu bagi mereka yang tidak mempunyai penghlihatan
normal atau para tuna netra. Cara penggunaannya pun sangat sederhana.
Pengguna cincin ini tinggal menunjuk pada teks yang ingin dibacanya.
Setelah itu, maka cincin ini akan secara otomatis membacakan teks
tersebut dengan suara yang cukup nyaring.
Hal ini dianggap mampu memberikan solusi yang lebih fleksibel kepada
para tuna netra, terlebih dibandingkan dengan perangkat bertujuan serupa
yang saat ini ditawarkan. Ditambah lagi, FingerReader ini mempunyai
bentuk yang mungil dan mudah untuk dibawa ke mana-mana. Dan pada saat
ingin menggunakannya, tinggal menghubungkan FingerReader ini ke sebuah
handphone ataupun laptop.
Namun terdapat keterbatasan pada alat yang satu ini. Keterbatasan
tersebut terletak pada kemampuannya yang hanya mampu membaca tulisan
dengan ukuran font minimal 12. Lebih kecil daripada itu, maka alat ini
tidak akan bisa membacanya secara akurat.
Sumber : Berita Teknologi
Posted in
Gadget
Rumor mengenai keberadaan jam tangan pintar iWatch dari Apple terus
menguat. Setelah sebelumnya muncul kabar kalau Apple telah merekrut
petinggi Tag Heuer, maka kali ini perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu
tengah bersiap untuk meluncurkan iWatch pada tahun ini. Bahkan terdapat
tiga model iWatch yang akan diluncurkan oleh Apple.
Selanjutnya, Apple juga akan menyiapkan dua ukuran smartwatch
miliknya itu. Dua ukuran yang dimaksud adalah satu model smartwatch
dengan layar 1,6 inci dan dua model smartwatch berlayar 1,8 inci. iWatch
1,8 inci tersebut bakal hadir dengan layar yang terbuat dari bahan
safir. Sementara iWatch berlayar 1,6 inci tidak akan memperoleh
perlakuan serupa.
Pemakaian layar safir pada smartwatch ini pun dikatakan merupakan
langkah awal Apple untuk jalan awal penggunaan iPhone berlayar safir.
Sayangnya, menurut kabar terbaru rencana peluncuran iPhone berlayar 5,5
inci akan terlambat dan harus dilakukan pada tahun mendatang.
Sayangnya, informasi mengenai tiga model yang dimaksud belum bisa
diperoleh secara detail. Namun para pecinta produk Apple dapat
memperoleh produk iWatch tersebut pada kuartal ketiga tahun ini. Para
analis memperkirakan kalau jam tangan pintar dari Apple tersebut bakal
terjual mencapai angka 60 juta unit.
Sumber : Berita Teknologi
0 komentar: