Jumat, 25 Juli 2014

0

Facebook dan Twitter Menjadi Jejaring Sosial Paling Dibenci Warga Amerika ?

Posted in
Facebook dan Twitter boleh jadi merupakan dua jejaring sosial yang paling banyak digunakan oleh masyarakat dunia saat ini. Namun di mata penduduk Amerika Serikat, kedua jejaring sosial tersebut ternyata mempunyai reputasi yang jelek. Ditambah dengan LinkeIn, tiga jejaring sosial tersebut mempunyai tingkat kepuasan terendah.
Menurut data dari American Customer Satisfaction Index (ACSI), Facebook dan LinkedIn mempunyai indeks kepuasan sebesar 67. Sementara itu Twitter mempunyai poin sedikit lebih tinggi, yakni sebesar 69. Tingkat kepuasan tiga jejaring sosial ini pun lebih rendah dibandingkan para pesaingnya. Yang menarik adalah keberadaan Pinterest yang memiliki tingkat kepuasan tertinggi, yakni sebesar 76.



Secara keseluruhan, indeks kepuasan warga Amerika terhadap jejaring sosial tidak terlalu tinggi, yakni rata-rata sebesar 71. Indeks kepuasan ini didapatkan oleh ACSI setelah melakukan wawancara terhadap lebih dari 6000 para pengguna jejaring sosial.
Faktor yang membuat para pengguna jejaring sosial kurang begitu nyaman adalah permasalahan privasi. Selain itu, gangguan iklan juga menjadi faktor kenyamanan lain. Dan untuk yang satu ini, nampaknya Facebook memang mempunyai permasalahan. Terlebih beberapa waktu lalu, mereka juga diketahui telah melakukan eksperimen yang mempermainkan emosi para penggunanya.

Sumber : Berita Teknologi

0 komentar:

0

Robot Bertenaga Surya

Posted in
Pekerjaan di sawah merupakan salah satu jenis mata pencaharian yang berat. Terlebih di sana dibutuhkan banyak tenaga kasar untuk mengolah ladang dan sawah sehingga bisa ditanami tanaman. Namun di luar negeri, pengolahan sawah tak hanya melibatkan manusia, namun juga turut mempekerjakan robot canggih.
Salah satu robot yang secara khusus dibuat untuk membantu para petani adalah Ladybird. Robot ini merupakan sebuah robot yang dibuat dengan menggunakan tenaga dari pancaran sinar matahari. Ladybird ini pun merupakan hasil dari proyek penelitian senilai 1 juta USD dari Universitas Sydney di Australia.



Robot ini mempunyai bentuk yang sangat besar. Tubuh besar robot tersebut ditutupi oleh sel surya yang digunakan untuk memanen pancaran sinar matahari. Selanjutnya, energi yang dikumpulkan dari sel surya itu digunakan untuk menggerakkan robot.
Robot Ladybird ini didesain untuk bisa melakukan berbagai hal. Di antaranya adalah membantu serta memonitor hasil panen sayuran. Robot ini bisa berjalan secara otomatis dengan menggunakan laser sebagai panduan. Sensor pada robot ini juga mampu mendeteksi kondisi sayuran dan jenis hama. Sebagai tambahan, robot ini mempunyai lengan yang bisa digunakan untuk mencabut rumput dan sebagainya.

Sumber : Berita Teknologi

0 komentar:

0

Pengguna Facebook di Amerika Rata-rata Menghabiskan 40 Menit di Jejaring Sosial

Posted in ,
Seberapa sering Anda menghabiskan waktu dalam sehari untuk nongkrong di jejaring sosial? Kalau pertanyaan tersebut ditujukan kepada CEO Facebook Mark Zuckerberg, maka jawabannya adalah sebanyak 40 menit per hari.
Pria yang termasuk dalam daftar orang terkaya dunia tersebut mengatakan kalau masyarakat Amerika rata-rata menghabiskan waktunya di jejaring sosial selama 40 menit. Angka tersebut tersebut pun jauh lebih tinggi dibandingkan pada tahun lalu, di mana pada saat itu dia mengatakan kalau rata-rata waktu yang dihabiskan adalah sebesar 17,93 menit.




Lebih lanjut, Zuckerberg mengatakan kalau dalam waktu sehari, rata-rata orang Amerika memakan waktu selama 9 jam untuk beraktivitas di media digital. Aktivitas tersebut dilakukan melalui berbagai perangkat, baik menggunakan komputer, perangkat mobile ataupun TV. Dan nampaknya, dengan porsi 40 menit, Facebook mempunyai porsi yang cukup besar di mata para pengguna jejaring sosial.
Fakta ini pun cukup menarik. Terlebih dalam kabar sebelumnya diungkapkan kalau Facebook mempunyai tingkat kepuasan terendah di mata para pengguna jejaring sosial Amerika. Tingkat kepuasan Facebook tersebut lebih rendah dibandingkan para pesaingnya seperti Twitter, Google+ ataupun Pinterest.

Sumber : Berita Teknologi

0 komentar:

0

"FingerReader" Cincin Canggih Untuk Para Tuna Netra

Posted in
Sebuah teknologi yang ditujukan untuk membantu para tuna netra baru saja diciptakan oleh para peneliti di MIT. Teknologi tersebut berupa sebuah cincin yang dibuat dengan teknik printer 3D bernama FingerReader. Seperti namanya, FingerReader ini berfungsi untuk membacakan teks kepada para pemakainya.
Perangkat ini membantu bagi mereka yang tidak mempunyai penghlihatan normal atau para tuna netra. Cara penggunaannya pun sangat sederhana. Pengguna cincin ini tinggal menunjuk pada teks yang ingin dibacanya. Setelah itu, maka cincin ini akan secara otomatis membacakan teks tersebut dengan suara yang cukup nyaring.



Hal ini dianggap mampu memberikan solusi yang lebih fleksibel kepada para tuna netra, terlebih dibandingkan dengan perangkat bertujuan serupa yang saat ini ditawarkan. Ditambah lagi, FingerReader ini mempunyai bentuk yang mungil dan mudah untuk dibawa ke mana-mana. Dan pada saat ingin menggunakannya, tinggal menghubungkan FingerReader ini ke sebuah handphone ataupun laptop.
Namun terdapat keterbatasan pada alat yang satu ini. Keterbatasan tersebut terletak pada kemampuannya yang hanya mampu membaca tulisan dengan ukuran font minimal 12. Lebih kecil daripada itu, maka alat ini tidak akan bisa membacanya secara akurat.

Sumber : Berita Teknologi

0 komentar:

1

Jam Tangan Apple iWatch Hadir dengan 3 Jenis Model

Posted in
Rumor mengenai keberadaan jam tangan pintar iWatch dari Apple terus menguat. Setelah sebelumnya muncul kabar kalau Apple telah merekrut petinggi Tag Heuer, maka kali ini perusahaan yang dipimpin Tim Cook itu tengah bersiap untuk meluncurkan iWatch pada tahun ini. Bahkan terdapat tiga model iWatch yang akan diluncurkan oleh Apple.
Selanjutnya, Apple juga akan menyiapkan dua ukuran smartwatch miliknya itu. Dua ukuran yang dimaksud adalah satu model smartwatch dengan layar 1,6 inci dan dua model smartwatch berlayar 1,8 inci. iWatch 1,8 inci tersebut bakal hadir dengan layar yang terbuat dari bahan safir. Sementara iWatch berlayar 1,6 inci tidak akan memperoleh perlakuan serupa.



Pemakaian layar safir pada smartwatch ini pun dikatakan merupakan langkah awal Apple untuk jalan awal penggunaan iPhone berlayar safir. Sayangnya, menurut kabar terbaru rencana peluncuran iPhone berlayar 5,5 inci akan terlambat dan harus dilakukan pada tahun mendatang.
Sayangnya, informasi mengenai tiga model yang dimaksud belum bisa diperoleh secara detail. Namun para pecinta produk Apple dapat memperoleh produk iWatch tersebut pada kuartal ketiga tahun ini. Para analis memperkirakan kalau jam tangan pintar dari Apple tersebut bakal terjual mencapai angka 60 juta unit.

Sumber : Berita Teknologi

1 komentar: